0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tata Cara Mengubur Jenazah Corona COVID-19 yang Aman

okezone
okezone - Thu, 26 Mar 2020 11:23
Dilihat: 23
Tata Cara Mengubur Jenazah Corona COVID-19 yang Aman

NEKATNYA satu keluarga di Kolaka, Sulawesi Tenggara yang membuka jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona COVID-19 viral di media sosial. Tak hanya itu, mereka juga dikabarkan membawa pulang jenazah ke rumah untuk disemayamkan.

Padahal pemerintah telah menyiapkan protokol pemakanan pasien COVID-19, karena sangat berbahaya bagi orang-orang di sekitar. Meski sudah tak bernyawa, jenazah dari pasien virus corona COVID-19 itu tetap dapat menularkan virus corona.

Lalu, bagaimana protokol penguburan jenazah COVID-19 yang disarankan berdasarkan teknis medis? Dilansir Okezone dari Newsresearchcenter, berikut ulasannya.

1. Pengurusan jenazah

Hanya boleh dilakukan tenaga medis

Pengurusan jenazah harus dilakukan oleh petugas rumah sakit yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan. Pihak keluarga harus mempercayakan kepada tenaga medis yang sudah ahli dan ditunjuk untuk mengurusi jenazah COVID-19.

Jenazah COVID-19 dibungkus plastik

Jika umat Muslim mengharuskan membungkus jenazah dengan kain kafan, khusus jenazah COVID-19 tidak. Tenaga medis biasanya menggunakan plastik sebagai pengganti kain kafan. Tujuannya tentu agar jenazah COVID-19 tidak menularkan virus corona. Selain plastik, dapat juga ditambahkan dengan kayu atau benda yang tidak mudah tercemar

Jenazah yang sudah dibungkus tidak boleh dibuka lagi

Meski sudah diterima oleh pihak keluarga, jenazah COVID-19 tidak boleh dibuka lagi ya. Jika terpaksa dibuka seperti untuk autopsi, hanya dapat dilakukan oleh petugas medis.

Jenazah disemayamkan tidak lebih dari 4 jam

Keluarga tidak boleh berlama-lama menyemayamkan jenazah COVID-19. Paling lama dibatasi hanya 4 jam saja.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip