0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pertama di Indonesia, IPEMI Lahirkan Duta Muslimah Preneur 2019

okezone
okezone - Fri, 29 Mar 2019 21:27
Dilihat: 143

PEREMPUAN berkarya bukan lagi hal mustahil sekarang. Perempuan masa kini bisa memiliki pekerjaan dan karier yang mungkin dulu dianggap tidak akan bisa didapatkan.

Bukti semakin banyaknya perempuan yang berkarier adalah semakin banyaknya perempuan di dunia bisnis. Ini juga berkat keterbukaan informasi yang semakin luas sehingga memudahkan para perempuan untuk mendapatkan keahlian dan kemampuan dalam berbisnis.

Dengan itu juga Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) coba memberikan wadah kepada perempuan Muslimah untuk mau berkarya tapi tentunya tetap berpatokan pada kaidah Islami. Sebagai bentuk apresiasi, IPEMI juga coba memberikan penghargaan kepada Muslimah yang bisa menjadi contoh untuk perempuan lain yang ingin berkarya.

Untuk itu, Duta Muslimah Preneur 2019 hadir. Ajang pencarian muslimah preneur terbaik se-Indonesia ini diselenggarakan pertama kali dalam sejarah di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat malam (29/3/2019). Dalam acara ini, nantinya akan dipilih satu perempuan Muslimah terbaik yang akan menjadi contoh bagi perempuan untuk bisa mandiri dan berkarya.

Seperti dijelaskan Ketua Umum IPEMI Ingrid Kansil, sebagai organisasi Pengusaha Muslimah yang bergerak di bidang pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan ekonomi muslimah, IPEMI tergerak untuk terus melahirkan Muslimah Pengusaha yang berkualitas.

"Jadi, melalui kegiatan DMP ini, Muslimah Pengusaha yang berkualitas terus dapat ditingkatkan jumlahnya, sehingga dapat mempercepat peningkatan jumlah pengusaha di Indonesia. Sebab, Semakin banyak pengusaha, semakin maju perekonomian keluarga dan masyarakat Indonesia," terang Ingrid dalam acara tersebut.

Dia juga mengharapkan semakin banyak anak milenial yang bisa berbakti pada bangsa. Ya, salah satunya adalah dengan berwirausaha. Tidak hanya menjadi pengusaha, tapi mereka juga memiliki sikap sosial yang baik untuk seluruh masyarakat dan tentunya menjadi perempuan pengusaha yang berakhlakul kharimah.

Perlu Anda ketahui, rasio jumlah pengusaha di Indonesia itu masih berada di angka 3,1%. Rasio ini masih tertinggal dibanding capaian negara tetangga. Misal, Singapura yang memiliki rasio pengusaha 7% dan Malaysia berada di level 5%.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal IPEMI Nurwahidah Saleh menjelaskan kalau acara DMP 2019 ini memiliki beberapa tujuan. Di antaranya ialah mencetak generasi penerus IPEMI yang berkualitas, memberikan edukasi positif kepada generasi muda terutama mengenai kewirausahaan, memaksimalkan potensi dan men-support IPEMI Generasi Baru, membangun kemandirian dalam pemberdayaan masyarakat, dan juga menciptakan muslimah enterpreneur yang cerdas, kreatif, dan inovatif.

"Dengan adanya ajang DMP 2019 ini juga kami berharap adanya kemajuan perekonomian di negara ini dan meningkatkan minat dan bakat wirausaha para Muslimah Indonesia. Bahkan, adanya DMP nanti diharapkan bisa meningkatkan kepedulian di sektor budaya dan sosial," ujarnya.

Nurwahidah menambahkan, DMP 2019 ini merupakan kegiatan kontes Muslimah Preneur yang efektif dalam melahirkan Muslimah pengusaha. Setiap Peserta yang mengikuti seleksi di Daerah (Kabupaten/ Kota) dan Wilayah (Provinsi / Perwakilan Negara), mendapat pelatihan usaha dari Wardah. Oleh karenanya, mereka langsung berkesempatan untuk membuka usaha, baik sebagai mitra atau agen Wardah atau mengembangkan usaha lainnnya.

Sedikit informasi, DMP 2019 ini diikuti oleh 30 finalis yang terpilih dan terseleksi dari seluruh Kabupaten, Kota, dan Wilayah Provinsi di Indonesia serta perwakilan dari 5 Negara di mana IPEMI berada. Kegiatan DMP 2019 yang pertama kali ini terselenggara atas kerjasama IPEMI dengan dukungan Wardah Beauty Cosmetics Indonesia dan majalah Madani, yang merupakan majalahnya IPEMI, sekaligus bacaan wajib anggota IPEMI.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip