0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mitos dan Fakta Dermatitis Atopik, Ini Penjelasan Dokter

okezone
okezone - Wed, 14 Aug 2019 20:01
Dilihat: 214
Mitos dan Fakta Dermatitis Atopik, Ini Penjelasan Dokter

Kasus Dermatitis Atopik (DA) tanda disadari kerap menyerang masyarakat. Menurut Wolrd Allergy Organization 2018, prevalensi penderita DA pada anak sebesar 5-30 persen dan pada orang dewasa sebesar 1-10 persen dari populasi Indonesia.

Dermatitis Atopik sendiri memiliki gejala seperti alergi. Ciri utama dari DA adalah kulit yang meradang, gatal, kering, dan pecah-pecah. Jika hal ini terlalu lama didiamkan dan tidak cepat mendapat pengobatan, maka akan menjadi infeksi akibat reaksi menggaruk yang berlebihan.

Hal ini dibenarkan oleh Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Anthony Handoko, SpKK. Ia menjelaskan beberapa mitos dan fakta seputar DA. Pasalnya masih banyak kesalahpahaman dalam masyarakat mengenai penyakit ini. Berikut penjelasan dr. Anthony Handoko, SpKK tentang pertanyaan paling sering ditanyakan masyarakat.

1. Apakah DA sama dengan eksema (eksim)?

"Kurang lebih bisa dibilang sama. Tapi DA bukanlah alergi meski gejalanya sama-sama gatal. Faktor pemicunya adalah benda eksternal (alergen) yang bisa memicu atopik yang ada dalam tubuh manusia."

2. Apakah DA bisa terjadi dari makanan?

"Secara penelitian faktor makanan hanya menyebabkan sedikit alergi. Alhasil jawaban yang tepat adalah belum tentu dari makanan. Kulit seorang penderita Dermatitis Atopik lebih sensitif. Yang perlu diketahui DA tidak menular tapi diturunkan dari orangtua."

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip