0
Thumbs Up
Thumbs Down

Macam-Macam Air Suci Dalam Islam, Air Mineral Termasuk?

okezone
okezone - Thu, 21 Mar 2019 17:00
Dilihat: 118

AIR adalah salah satu sumber kehidupan, dimana semua makhluk hidup mulai dari manusia hingga tumbuhan membutuhkan air. Tidak ada satu makhluk hidup pun yang bisa hidup tanpa air.

Selain untuk dikonsumsi sebagai penawar dahaga, air juga digunakan untuk membersihkan diri dari segala bakteri yang ada. Mandi, ini adalah salah satu hal wajib bagi setiap manusia karena tanpa mandi, badan akan terasa lengket dan juga berbau tidak sedap.

Di dalam Islam, air menjadi sesuatu yang penting yaitu digunakan sebagai sarana utama dalam bersuci, baik bersuci dari hadas maupun najis. Seorang Muslim bisa melaksanakan ibadah dengan sah jika badannya telah dibersihkan dengan menggunakan air. Ternyata, di dalam Islam, air dibagi menjadi empat kategori sesuai dengan hukum penggunaannya dalam bersuci.

Okezone telah mengutip dari beberapa sumber dan mendapati keempat macam air tersebut adalah air suci dan menyucikan (air mutlak), air musyammas, air mutanajis, dan air suci namun tidak menyucikan.

BACA JUGA ; Sifat Selingkuh Keturunan dari Orang Tua? Ini Jawaban Pakar

Air suci dan menyucikan atau biasa disebut air mutlak adalah air yang turun dari langit, atau yang bersumber dari bumi dengan sifat asli penciptanya. Air mutlak ini dipercaya memiliki zat air yang suci dan bisa digunakan untuk menyucikan diri. Ustadz Fauzan Amin dari Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) mengatakan bahwa air mutlak ini selain untuk menyucikan diri, juga aman dikonsumsi jika perlu.

"Air mutlak boleh dikonsumsi selama tidak berbahaya. Air laut juga termasuk air mutlak, tapi karena kurang baik untuk kesehatan, maka air ini tidak baik untuk di minum.", tegasnya saat diwawancarai Okezone, Rabu (20/3/2019).

Air musyammas adalah air yang dipanaskan menggunakan wadah. Air ini hukumnya suci dan menyucikan, hanya saja makruh bila dipakai untuk bersuci. Ustadz Fauzan menambahkan alasan mengapa air musyammah makruh bila digunakan, yaitu ketika air tersebut dipanaskan, air menjadi mengandung zat yang bisa menimbulkan penyakit kulit seperti kolera dan lain-lain.

Air mutanajis adalah air yang terkena barang najis. Jika air masih sedikit volumenya kemudian terkena najis, otomatis air itu menjadi mutanajis walaupun zat airnya tidak berubah. Sebaliknya, jika air banyak volumenya dan terkena najis, maka air tetap suci.

Kecuali air tersebut berubah warna dan zatnya. Tapi, air mutanajis ini ternyata bisa dikembalikan menjadi air suci. "Kalau ada segelas air najis dan ingin dibuat suci kembali, tinggal tuang saja ke kolam besar. Otomatis airnya akan menjadi suci semua", imbuhnya.

Air suci namun tidak menyucikan adalah air yang zatnya suci, namun tidak bisa dipakai untuk bersuci baik dari hadas maupun najis. Ada dua macam air yang suci namun tidak bisa digunakan untuk bersuci, yakni air musta'mal dan air mutaghayar.

Air musta'mal adalah air yang telah digunakan untuk bersuci baik untuk menghilangkan hadas seperti wudhu dan mandi, sedangkan air mutaghayar adalah air yang mengalami perubahan salah satu sifatnya disebabkan tercampur dengan barang suci yang lain dengan perubahan yang menghilangkan kemutlakan nama air tersebut.

Sebagai contoh air mata air yang masih asli ia disebut air mutlak dengan nama mata air. Lalu, bagaimanakan dengan air mineral kemasan dengan slogan "murni dari mata air"?

Air mineral dalam kemasan itu masih tetap pada kemutlakannya karena tidak ada pencampuran barang suci yang menjadikannya mengalami perubahan pada sifat-sifatnya. Ada pun penamaannya dengan berbagai nama itu hanyalah merek dagang yang tidak berpengaruh sama sekali pada kemutlakan airnya.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini 4 Dampak Kebanyakan Minum Air Putih

"Air (mineral) di dalam botol kemasan itu tetap suci selama zat yang ada di airnya tidak berubah sama sekali. Tetapi meskipun demikian, ada yang bilang bahwa air ini makruh bila digunakan untuk bersuci jika di dalam airnya, diketahui telah bercampur dengan zat pengawet atau lainnya yang mungkin disebabkan oleh kemasannya.", tutup Ustadz Fauzan.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip