0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ketahui Asal Mula Benjolan di Ketiak dan Leher

inilahcom
inilahcom - Mon, 06 Jan 2020 19:10
Dilihat: 215
Ketahui Asal Mula Benjolan di Ketiak dan Leher

INILAHCOM, Jakarta - Pasien dengan kanker limfoma biasanya juga datang dengan keluhan adanya benjolan pada leher, ketiak atau selangkangan.

p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Helvetica Neue'}

Limfoma menyerang kelenjar getah bening. Sebagaimana kita ketahui bahwa limfoma ini yang menyebabkan kematian Ustad Arifin Ilham dan juga artis Ria Irawan.

Menurut Prof. Ari Fahrial Syam, praktisi kesehatan, pasien tersebut biasanya bisa terdeteksi pada pemeriksaan USG abdomen ditemukan adanya pembengkakan kelenjar getah bening.

"Pasien dengan limfoma umumnya mempunyai keluhan berat badan turun, demam tidak terlalu tinggi dan keringat malam. Gejala umum seperti inj juga bisa ditemukan pada infeksi tuberculosis. Oleh karena buat siapapun yang mempunyai gejala timbul benjolan di leher, selangkangan atau ketiak, sebaiknya konsultasi ke dokter untuk memastikan penyebab benjolan tersebut," ujar Prof. Ari seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (06/01/2020).

Masih menurutnya, benjolan terjadi karena pembengkakan kelenjar getah bening. Benjolan bisa disebabkan oleh infeksi akut biasanya kalau di selangkangan di sebut sekelan, hal ini terjadi karena adanya infeksi kulit di kaki seperti bisul.

"Benjolan bisa disebabkan oleh radang kronis misal karena TBC kelenjar atau karena tumor kelenjar getah bening atau limfoma," tambahnya.

Dia menambahkan, dokter akan melakukan pemeriksaan seksama atas benjolan tersebut, kalau karena infeksi akut terapi infeksi kulit misal dengan antibiotika dapat mengecilkan benjolan. Jika benjolan keras dokter mencurigai karena limfoma.

"Jika belum yakin dokter akan minta dilakukan USG pada benjolan tersebut. Setelah pasien terdiagnosis ada benjolah kelenjar getah bening, pasien dikirim ke dokter bedah untuk dibiopsi dan di evaluasi penyebab benjolan tersebut. Jika ditemukan sel kanker , dilakukan evaluasi secara patologi anatomi untuk melihat jenis linfoma. Secara umum pasien juga diminta utk periksa USG abdomen atau CT scan atau PET Scan utk melihat penyebaran limfoma di tempat lain," ungkapnya.

Limfoma juga bisa ditemukan pada saluran cerna ditemukan saat dilakukan endoskopi. Pada skrining USG abdomen ditemukan pada kelenjar bening di sekitar pembuluh darah besar di perut.

"Jika sudah ada kepastian limfoma dan jenisnya, dokter akan melakukan kemoterapi. Kemoterapi awal biasanya sebanyak 6 kali. Jika dikemo tumor mengecil atau hilang, maka dikatakan bahwa penyakitnya remisi dan bisa saja sewaktu-waktu terjadi relaps atau kambuh," ungkapnya.(tka)

Sumber: inilahcom
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip