0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ijazahnya Cuma Sampai SMP Tapi Dia Bisa Borong 30 Pesawat Kayak Beli Kacang Goreng!

slidegossip
slidegossip - Mon, 21 Sep 2020 20:08
Dilihat: 57
Ijazahnya Cuma Sampai SMP Tapi Dia Bisa Borong 30 Pesawat Kayak Beli Kacang Goreng!

slidegossip.com - Sosok Susi Pudjiastuti yang dikenal sering berpenampilan nyentrik, selama ini dikenal masyarakat sebagai Mantan Menteri Kelautan RI. Sejak awal kemunculannya, sosok Susi Pudjiastuti memang langsung menyita perhatian.

Susi Pudjiastuti (riaurealita.com)

Seperti dilansir dari grid.id (21/9/2020), Susi Pudjiastuti memang memiliki tampilan nyentrik yang sangat kontras dengan posisinya sebagai pejabat negara. Meski begitu, hal tersebut sama sekali tidak melunturkan wibawa dan semangatnya sebagai seorang menteri kala itu.

Bahkan kebijakan-kebijakan yang dibuat Susi selalu mendapat decak kagum dari rakyat Indonesia. Sebelum menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dikenal sebagai pebisnis wanita yang sukses.

Ia diketahui mengelola beberapa bisnis, dari mulai ekspor ikan hingga transportasi penerbangan. Dengan berbagai bisnis yang digelutinya, kepada Sandiaga Uno, Susi Pudjiastuti menceritakan pengalamannya yang membuat banyak orang tercengang.

Hal tersebut bermula ketika Sandiaga Uno mengenang awal perkenalan mereka. "Jadi 11 tahun saya diundang ke sini (rumah Susi) ketika Ibu Susi jadi pengurus KADIN. Kita lagi mulai program memperdaya UMKM," ungkap Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno menyatakan, ketika itu Susi punya ide cemerlang untuk memberdayakan sumber daya alam termasuk kekayaan laut Indonesia dan sistem logistiknya. "Waktu itu ibu sudah punya pesawat berapa?" tanya Sandiaga Uno. "Terus saya baca di majalah Fox berjudul 'Susi went shopping' di salah satu airshow, kalau gak salah di Perancis dan Singapura?" lanjut Sandiaga Uno.

"Ya di Perancis sama Singapura," jelas Susi. "Nah terus ada orang gak jelas dari mana menulis di artikel itu. Saya melihat fotonya wah ini Ibu Susi. Kalau orang lain belanja di mal, dia belanja pesawat," celetuk Sandiaga Uno.

"Berapa ibu beli pesawatnya?" tanya Sandiaga Uno lagi. "30 pesawat," aku Susi Pudjiastuti. "Beli 30 pesawat itu kayak beli kacang. Ceritanya bagaimana bu?" tanya Sandiaga Uno.

Susi menyatakan, pembelian 30 pesawat itu bermula ketika ia hanya memiliki dua pesawat untuk membawa logistik ikan. "Permintaan ikan tetapi berkurang dari ekspor pakai container, jadi kita berubah haluan dari produk frozen menjadi produk segar dan hidup," jawab Susi.

"Ketika ada tsunami di Aceh 2004 kita bantuin mereka. Pesawat datang Novembernya dan kita mulai trial terbang," lanjut Susi Pudjiastuti.

Sambil mencari pilot yang bisa dipekerjakan, Susi pun membawa pesawat ke Aceh untuk membantu korban tsunami. Saat itu korban tsunami memanggil pesawat tersebut Susi Air, sehingga jadilah penyebutan tersebut. "Pesawat itu disewa NGO untuk bantu tsunami. Hasilnya ada masjid dan satu pesawat. Masjid saya bangun 2005, selesai tahun 2006," papar Susi Pudjiastuti.

Susi menyatakan, sejak tahun 2001, ikan tak bisa diekspor karena banyaknya kapal asing yang masuk. "Setelah saya tahu itu, saya mulai lawan illegal fishing pada 2005 sebelum jadi menteri. Saya teriak-teriak itu dari dulu, bukan saat jadi menteri. Cari ikan satu ton sehari saja susah padahal tadinya 30 ton sehari. Ya itu karena ribuan kapal di laut mengambil," terang Susi lagi.

Dengan sepak terjangnya, Susi Pudjiastuti akhirnya diangkat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan oleh Jokowi pada periode pertamanya. Namun, karena latar belakang pendidikan yang hanya berijazah SMP, banyak orang yang mempertanyakan kinerjanya saat mengemban tanggung jawab besar sebagai menteri.

Pertanyaan-pertanyaan itu kemudian dijawab Susi dengan menunjukkan prestasi yang baik selama kabinet kerja pertama Jokowi berlangsung. Kebijakannya yang paling sering disorot adalah pemberantasan illegal fishing dan penenggelaman kapal asing yang bertindak tidak sesuai kebijakan yang ada di Indonesia.

Saat dirinya punya kewenangan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi bertekad membenahi hal tersebut agar warga Pangandaran bisa hidup dari hasil laut. "Ekspor kemudian naik dari nilai uang, neraca perdagangan 2015 kita nomor satu," pungkas Susi Pudjiastuti.

Sumber: slidegossip
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip