0
Thumbs Up
Thumbs Down

Di Tengah Gempuran Tren Kuliner, Akankah Warteg Bertahan?

LIPUTAN6
LIPUTAN6 - Mon, 18 Nov 2019 17:02
Dilihat: 63
Di Tengah Gempuran Tren Kuliner, Akankah Warteg Bertahan?

Liputan6.com, Jakarta - Deretan tren kuliner, mulai dari makanan hingga minuman, sudah tak lagi bisa dibendung. Di tengah menjamurnya ragam kreasi sajian, bagaimana nasib 'pemain lama' seperti warung tegal alias warteg?

Dosen Sejarah dan Filologi Universitas Padjadjaran Fadly Rahman mengatakan, eksistensi warteg selama puluhan tahun ke depan diprediksi susah bergeser. "Sekalipun ada bisnis pesan-antar makanan online," katanya lewat sambungan telepon padaLiputan6.com, Kamis, 14 November 2019.

Perkiraan ini dilontarkan Fadly karena ia menilai, warteg merupakan salah satu usaha yang adaptif dengan industri kuliner. Bahkan, mereka tak segan memutakhirkan diri dan tergolong sudah sangat ramah dengan teknologi.

"Sudah cukup banyak warteg yang meng-online-kan diri, meninggalkan citra kumuh. Pergerakan ini membuat mereka tak hanya erat dengansegmen konsumen menengah ke bawah, tapi menengah ke atas pun bisa menikmati warteg," ujarnya.

Dengan sifatnya yang adaptif itu pula, Fadly mengatakan, perkembangan warteg akan semakin beragam dalam kurun waktu lima tahun ke depan."Saya bahkan yakinsampai 10 tahun ke depan, warteg tidak akan tergusur," tambahnya.

Prediksi ini, kata Fadly, bisa sangat mungkin akurat selama pola makan orang Indonesia tak bergeser dari nasi.

Modernisasi Warteg

Fadly beranggapan, wajar ada pelaku usaha yang ingin memoderinisasi warteg, menghigieniskan ruang, dan bahan makanannya. "Karena kelas sosial ekonomi tinggipunyaekspektasi lebih pada kualitas dan servis," katanya.

Kendati, pemilik Warteg Kharisma Bahari Sayudi mengatakan, mindset orang, makanan warteg harganya murah.Jadi, jangan sampai menghilangkan kesan itu dengan bertolak ukur pada segmen yang hendak dikejar.

Alasan lain warteg diteorikan tak akan tergusur adalah berkenaan variasi menu. "Karena pada dasarnya kebutuhan pokok masyarakat Indonesia sangat simpel. Yang penting makan dan kenyang. Menu warteg sangat bervariasi dan cocok di mana kapan pun," tutur Fadly.

Persoalan warung makan lokal hampir selalu berkaitan dengan kebersihan, sanitasi di dalam warteg, serta apakah jarak dapur dan kamar mandinya cukup jauh, semua harus diperhatikan demi keberlangsungan usaha.

"Harus ada penyuluhan dan ketentuan soalkonsep tata ruang dalam warung tadi," kata Fadly.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:
Sumber: LIPUTAN6
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip