0
Thumbs Up
Thumbs Down

Benarkah Covid-19 Jenis Baru Lebih Berbahaya?

okezone
okezone - Thu, 28 Jan 2021 08:17
Dilihat: 147
Benarkah Covid-19 Jenis Baru Lebih Berbahaya?

BEBERAPA waktu belakangan dilaporkan adanya covid-19 jenis baru. Varian baru virus corona ini muncul di sejumlah negara. Pertama kali ditemukan di Inggris dan para ilmuwan mengatakan jenis baru ini lebih cepat menyebar. Belum lama ini Pemerintah Inggris juga diperingatkan bahwa mungkin varian tersebut lebih mematikan.

Pemerintah Indonesia menyatakan tidak menemukan kasus covid-19 jenis baru. Di Indonesia, lebih dari 1 juta orang tertular, berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri memperingatkan diperlukan waktu dua tahun untuk menghentikan persebaran virus corona.

Baca juga: Epidemiolog: Vaksinasi Dapat Mencegah Penyebaran Covid-19 Jenis Baru

Lalu seperti apa gejala serta persebaran penyakit ini dan bagaimana perkembangan varian baru virus corona? Berikut penjelasannya berdasarkan keterangan para ahli dan dokter seputar wabah covid-19, seperti dikutip dari BBC Indonesia.

Apakah varian baru virus corona lebih berbahaya?

Varian baru virus corona bermunculan dan disebut lebih menular daripada virus asli yang mengawali pandemi. Ada ribuan versi atau varian virus covid yang berbeda, tetapi perhatian para ahli terfokus pada:

- Varian Inggris yang telah menjadi dominan di sebagian besar Inggris dan telah menyebar ke lebih dari 50 negara lain.

- Varian Afrika Selatan yang juga telah ditemukan di setidaknya 20 negara lain, termasuk Inggris.

- Varian dari Brasil.

Sebetulnya kemunculan varian baru virus corona bukan hal mengejutkan, mengingat semua virus bermutasi saat membuat salinan baru dirinya untuk menyebar dan berkembang.

Beberapa jenis bahkan bisa berbahaya bagi kelangsungan hidup virus. Namun, beberapa jenis lainnya dapat membuatnya lebih menular atau mengancam.

Tidak ada bukti bahwa virus-virus varian baru itu dapat menyebabkan sakit yang lebih parah bagi mayoritas orang yang terinfeksi. Seperti versi aslinya, risiko paling tinggi terjadi pada lansia atau pasien yang memiliki penyakit penyerta.

Baca juga: Waspada! Mutasi Covid-19 Varian Inggris Ditemukan di Filipina

Khusus untuk virus corona varian baru Inggris, ada beberapa penelitian yang menunjukkan virus itu mungkin terkait dengan risiko kematian 30 persen lebih tinggi. Buktinya belum kuat dan datanya masih belum pasti. Penelitian yang lebih banyak sedang dilakukan.

Protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengenakan masker akan tetap membantu mencegah infeksi. Namun mengingat varian baru tampak lebih mudah menyebar, penting untuk ekstra waspada.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip