0
Thumbs Up
Thumbs Down

7 Dampak Tindakan Aborsi yang Perlu Diketahui

okezone
okezone - Thu, 20 Feb 2020 13:44
Dilihat: 74
7 Dampak Tindakan Aborsi yang Perlu Diketahui

Belum lama ini masyarakat dihebohkan dengan terbongkarnya praktik aborsi ilegal di sebuah klinik wilayah Paseban, Jakarta Pusat. Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Terlepas dari kasus tersebut, di dunia medis aborsi sebenarnya diperbolehkan dalam kondisi tertentu. Tindakan aborsi dilakukan secara legal oleh dokter pada trimester pertama ketika seorang ibu hamil yang keguguran perlu melakukan kuretase.

Beberapa metode aborsi yang boleh dilakukan pada trimester kedua dan ketiga secara legal. Kondisnya bila seoramg wanita hamil mengalami keracunan garam, urea, prostaglandin, dan histerotomi. Semua ini dilakukan oleh dokter legal, klinik atau rumah sakit resmi.

Meski legal, tetap ada beberapa risiko dan dampak dari tindakan aborsi yang perlu wanita hamil ketahui. Berikut 7 dampak dari aborsi yang dikutip dari Boldsky :

Kram

Seseorang dapat mengalami kram segera setelah aborsi atau secara bertahap, sesekali atau terus menerus. Saat rahim kembali ke ukuran normal setelah aborsi, perut Anda mungkin terasa kram. Namun, dalam kebanyakan kasus, ini sangat berbahaya dan dapat dihilangkan dengan menggunakan obat yang diresepkan oleh dokter.

Pendarahan

Pada beberapa wanita, karena perubahan hormon, kram setelah aborsi disertai dengan perdarahan atau bercak. Pendarahan mungkin tidak terjadi pada hari pertama, namun begitu timbul, itu bisa berlangsung antara 2 hingga 6 minggu. Jika aliran darah yang deras berlanjut selama lebih dari 3 jam, maka Anda harus segera mengunjungi rumah sakit.

Sakit Punggung

Seseorang mungkin mengalami sakit punggung secara teratur, selama dan setelah aborsi. Nyeri ini lebih terasa pada daerah dekat tulang ekor. Disarankan untuk mendapatkan latihan yang tepat dan istirahat yang cukup.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip