0
Thumbs Up
Thumbs Down

Muncul Fenomena Rasul Palsu, Kenapa Sih Bisa Terjadi?

okezone
okezone - Fri, 07 Dec 2018 11:49
Viewed: 58
Muncul Fenomena Rasul Palsu, Kenapa Sih Bisa Terjadi?

SEORANG lelaki bernama Sensen Komara viral di media sosial karena dirinya mengaku sebagai Rasul. Meski dia sudah menyalahi aturan, tapi tetap saja banyak pengikutnya.

Tak sedikit masyarakat fanatik dengan sosok Sensen Komara si Rasul palsu. Lelaki tua asal Garut, Jawa Barat, itu sampai niat membuat surat pernyataan bahwa dirinya yakin sebagai Rasul.

Sensen Komara menyebut bahwa keyakinannya itu muncul dari petunjuk mimpi dan munajat dirinya dengan para pengikutnya. Entah mengapa bisa pengikutnya bisa percaya dengan ucapannya, yang mungkin bikin kita ikut heran melihatnya.

Tokoh Agama Khairul Anam meluruskan fenomena tersebut. Menurut dia, kejadian seperti ini bukan sekali saja. Banyak kasus lain yang lebih menohok, misalnya kasus Kanjeng Dimas, yang mana pengikutnya adalah kalangan pelajar berpendidikan tinggi, pebisnis sampai profesor.

Baca Juga: Pesona Imut Billa Barbie, Gadis yang Ditawari Jadi Asisten Pribadi Hotman Paris

"Catatannya adalah masyarakat itu kadang butuh sesuatu yang bersifat spiritual. Ketika ada orang datang menawarkan solusi spiritual, pasti disambut baik," beber Khairul saat dihubungi Okezone.

Meskipun sebenarnya, bukti spiritual tersebut menganut beberapa praktik, entah itu direkayasa atau tidak. Jadinya, kebutuhan spiritual itu jadi hal dasar yang dibutuhkan manusia setiap hari.

Dari sisi ketentuan Islam, sambung Khairul, kasus pengakuan Rasul tersebut memang tidak dibenarkan. Kalaupun ada, istilahnya bukan Rasul, tapi dia adalah sosok kyai atau pembaharu.

Meski demikian, tetap tidak boleh melewati ketentuan agama karena tidak bisa dilanggar, "Kalaupun mengaku sebagai tokoh agama, kyai atau pembaharu itu masih bisa dan dibenarkan," pungkasnya.

Baca Juga: 5 Zodiak Ini Kerap Berpikiran Mesum, Anda Termasuk?

Sebelumnya, Psikolog Sani Budiantini menyebut bahwa Sensen Komara sebenarnya menderita psikotik. Penyakit tersebut merupakan gejala awal penyakit jiwa, yakni terputus dari realita.

Menurutnya, Sensen Komara adalah sosok orang yang sulit menilai kenyataan hidup. Ciri-cirinya, yakni berupa halusinasi, perilaku yang kacau, sampai bicara aneh-aneh. Selain itu, Sensen Komara juga mengalami depresi, yang mengarah pada penyakit skizoafektif dan gangguan bipolar.

Sani pun menanggapi fenomena ini, yang mana banyak pengikut Sensen Komara karena dianggap bisa memberikan spiritual dengan baik. Menurut dia, para pengikutnya sulit membedakan hal benar atau salah. Pasalnya, banyak masyarakat yang tidak punya bekal cukup untuk menerima fenomena di lingkungan sekitarnya.

Source: okezone
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip