0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kuning Telur dan Daging Bagus untuk Otak Bayi

inilahcom
inilahcom - Sun, 07 Jan 2018 13:41
Viewed: 137
Kuning Telur dan Daging Bagus untuk Otak Bayi

INILAHCOM, New York - Konsumsi makanan seperti kuning telur, daging merah tanpa lemak, ikan, unggas, kacang polong, kacang-kacangan dan sayuran yang kaya akan nutrisi kolin, selama kehamilan dapat meningkatkan otak bayi.

Mengutip dari zeenews, Minggu (07/01/2018), sebuah penelitian telah menemukan skema tersebut. Periset dari Universitas Cornell di AS menggunakan rancangan penelitian yang ketat untuk menunjukkan manfaat kognitif pada keturunan wanita hamil yang sehari-hari mengkonsumsi hampir dua kali jumlah kolin yang disarankan saat ini selama trimester terakhir mereka.

"Dalam model hewan yang menggunakan hewan pengerat, ada kesepakatan luas bahwa melengkapi diet ibu dengan jumlah tambahan nutrisi tunggal ini memiliki manfaat seumur hidup pada fungsi kognitif keturunan," kata Marie Caudill, dari Universitas Cornell di AS.

"Studi kami memberikan beberapa bukti bahwa hasil serupa ditemukan pada manusia," kata Caudill.

Temuan ini penting karena kolin sangat diminati selama kehamilan namun kebanyakan wanita mengkonsumsi kurang dari yang direkomendasikan 450 miligram per hari.

Untuk penelitian yang diterbitkan dalam The FASEB Journal, 26 wanita secara acak dibagi menjadi dua kelompok dan semua wanita mengkonsumsi makanan yang sama persis. Asupan kolin dan nutrisi lainnya terkontrol ketat, yang penting karena metabolisme kolin dan fungsinya dapat tumpang tindih dengan nutrisi seperti vitamin B12, asam folat dan vitamin B6.

Para peneliti menguji kecepatan pemrosesan informasi bayi dan memori visuospatial pada usia 4, 7, 10 dan 13 bulan. Mereka menghitung berapa lama setiap bayi mengambil untuk melihat ke arah gambar di pinggiran layar komputer, ukuran waktu yang dibutuhkan untuk memberi isyarat untuk menghasilkan respons motorik.

Tes tersebut telah terbukti berkorelasi dengan IQ di masa kanak-kanak. Hasilnya menunjukkan bahwa bayi yang menunjukkan kecepatan pemrosesan cepat saat muda biasanya terus berpuasa saat mereka menua. Sementara keturunan pada kedua kelompok menunjukkan manfaat kognitif, kecepatan pemrosesan informasi secara signifikan lebih cepat untuk kelompok ibu hamil yang mengkonsumsi 930 mg / hari bila dibandingkan dengan kelompok yang mengkonsumsi 480 mg / hari selama periode yang sama.(tka)

Source: inilahcom
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip