0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kenali Yuk! Perbedaan Gejala Varian Delta, Kappa, dan Lambda

okezone
okezone - Fri, 23 Jul 2021 14:49
Viewed: 117
Kenali Yuk! Perbedaan Gejala Varian Delta, Kappa, dan Lambda

RUPANYA varian baru Covid-19 menjadi masalah baru saat ini, bukan hanya di Indonesia melainkan seluruh dunia. Beberapa negara terus mengabarkan temuan varian baru termasuk Lambda.

Memang varian tersebut pertama kali teridentifikasi di Peru kemudian dinyatakan sebagai varian of interest oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) karena mendominasi kasus Covid-19 di Chile.

Sebelum kemunculan Lambda, publik juga diperkenalkan dengan varian Kappa dan Delta. Dua varian ini diketahui 'bersaudara' karena diidentifikasi pertama di India.

Varian Delta sendiri saat ini menjadi perhatian utama Indonesia karena kasusnya terus bertambah. Temuan pasien Covid-19 varian Delta pun terus diumumkan pemerintah.

Nah, di sini dirangkum perbedaan gejala dari ketiga varian Covid-19 itu. Apakah ada kekhasan atau cenderung sama saja? Berikut ulasan lengkapnya:

1. Varian Delta (B.1.617.2)

Seseorang yang terinfeksi varian Delta akan memiliki gejala antara lain sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, hingga demam.

Sementara batuk dan kehilangan penciuman tidak lagi jadi gejala umum sehingga para peneliti khawatir orang mungkin salah mengira bahwa mereka hanya pilek. Ini membuat mereka tidak karantina mandiri sehingga membantu penyebaran varian.

2. Varian Kappa (B.1617.1)

Gejala yang ditimbulkan jika seseorang terinfeksi varian Kappa ialah ruam di sekujur tubuh, demam tinggi, batuk, pilek, serta mata merah dan berair.

3. Varian Lambda (C.37)

Terkait dengan gejala varian Lambda, National Health Service Inggris menyoroti beberapa tanda seperti demam, batuk terus menerus, dan hilang atau berubahnya indra penciuman atau perasa.

Source: okezone
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip