0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kemenkes Ijinkan Penyintas Covid-19 dan Ibu Menyusui Divaksin Covid-19

okezone
okezone - Fri, 12 Feb 2021 14:28
Viewed: 152
Kemenkes Ijinkan Penyintas Covid-19 dan Ibu Menyusui Divaksin Covid-19

Kementerian Kesehatan - Kemenkes merevisi daftar kelompok masyarakat yang mendapat vaksin Covid-19. Dalam daftar baru itu, kelompok lansia, komorbid, penyintas Covid-19, dan ibu menyusui boleh divaksin.

Keputusan itu tertuang di Surat Edaran Nomor HK.02.02/II/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid, dan Penyintas Covid-19 serta Sasaran Tunda yang dikeluarkan pada 11 Februari 2021. Surat edaran tersebut ditandatangani Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS.

Dalam surat tersebut, dijelaskan lebih detail bahwa sehubung dengan persetujuan BPOM atas penambahan indikasi pemberian vaksinasi Covid-19 bagi usia 60 tahun ke atas dan mempertimbangkan besarnya sasaran yang ditunda pada pelaksanaan vaksinasi tahap 1 (satu), ada beberapa poin yang ditetapkan Kemenkes.

"Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional telah menyampaikan kajian bahwa vaksinasi Covid-19 dapat diberikan pada kelompok usia 60 tahun ke atas, komorbid, penyintas Covid-19, dan ibu menyusui dengan terlebih dulu dilakukan anamnesa tambahan sebagaimana form skrining terlampir," tulis laporan tersebut.

Diterangkan juga bahwa ada petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk kelompok di atas. Pada lansia berusia 60 tahun ke atas, vaksinasi diberikan 2 (dua) dosis dengan interval pemberian 28 hari (0 dan 28).

Baca Juga : Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19? Begini Penjelasan Kemenkes

Baca Juga : CDC Sebut Penerima Vaksin Lengkap Tidak Perlu Karantina jika Terpapar Covid-19

Lalu, pada kelompok komorbid, dibedakan berdasar penyakit penyertanya. Misal hipertensi, dapat divaksi kecuali jika tekanan darah di atas 180/110 MmHg, dan pengukuran tekanan darah sebaiknya dilakukan sebelum meja skrining.

Pada komorbid diabetes, pasien boleh divaksin sepanjang belum ada komplikasi akut. Kemudian, penyintas kanker dapat tetap diberikan vaksin.

Source: okezone
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip