0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jangan Lakukan 5 Hal Ini Ketika Berlibur ke Jepang

okezone
okezone - Thu, 06 Dec 2018 20:40
Viewed: 191

MENJELANG akhir tahun, sejumlah wisatawan sudah mulai bersiap-siap berlibur ke destinasi impian mereka. Di kalangan wisatawan Indonesia sendiri, Jepang masih menjadi salah satu destinasi favorit untuk menikmati momen liburan akhir tahun. Selain karena biaya transportasi dan akomodasinya yang cenderung lebih murah, banyak wisatawan yang ingin merasakan winter experience.

Nah, bagi Anda yang berencana menyambangi Jepang dalam waktu dekat ini, ada beberapa hal penting yang harus Anda ketahui. Ini berkaitan dengan nilai-nilai budaya yang selama ini telah dijunjung tinggi oleh penduduk asli Jepang. Daripada penasaran, berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir Okezone dari Insider, Kamis (6/12/2018).

(Baca Juga:Mastanamma Nenek YouTuber Tertua Meninggal Dunia, Kenang Lagi Masakan-Masakannya)

Hati-hati menggunakan sumpit

Orang Jepang akan terkesan jika Anda merasa nyaman menggunakan sumpit. Tapi ternyata ada beberapa hal penting yang sering diabaikan wisatawan. Misalnya menaruh sumpit secara vertikal di dalam mangkuk nasi. Hal ini sebetulnya menyerupai ritual pemakaman di negara tersebut. Jika ingin meletakkan sumpit, selalu gunakan pemegang sumpit di sebelah piring Anda. Selain itu, hindari menggunakan sumpit yang telah Anda gunakan untuk memberikan makanan kepada orang lain, karena hal tersebut masih dianggap tabu.

Lepaskan sepatu saat masuk ke dalam rumah


Jika Anda mengunjungi rumah Jepang, sepatu harus segera dilepaskan setelah melewati pintu masuk. Sepatu dianggap sebagai salah satu benda 'kotor' karena digunakan untuk beraktivitas di luar ruangan. Aturan ini juga berlaku ketika Anda menyambangi hotel-hotel ryokan tradisional, beberapa ruang publik seperti kuil, serta sekolah dan rumah sakit. Sebagai gantinya, sang pemilik rumah akan menyediakan sandal khusus yang bisa Anda gunakan.

(Baca Juga:Saat Tidak Ceramah, Begini 5 Gaya Nyentrik Habib Bahar bin Smith)

Jangan memotong antrean


Orang Jepang memiliki budaya antre yang sangat ketat. Mereka selalu berbaris rapi ketika hendak menaiki bus, kereta api, atau bahkan lift. Pada platform di stasiun kereta api, ada beberapa garis di lantai yang menunjukkan di mana Anda harus berdiri menunggu kedatangan kereta. Ketika kereta tiba, pintu akan terbuka tepat di antara dua garis paralel. Garis ini juga berfungsi untuk memisahkan penumpang yang hendak turun dengan penumpang yang akan menaiki kereta.

Hindari menyantap makanan saat sedang bepergian

Di Jepang, orang-orang umumnya tidak menyantap makanan atau minuman saat sedang melakukan perjalanan. Makanan cepat saji yang dijual di pinggir jalan biasakan akan dikonsumsi langsung di tempat tersebut. Sementara minuman yang dibeli dari mesin penjual otomatis, akan langsung diminum habis lalu sisa sampahnya akan dilemparkan ke tempat sampah daur ulang di sebelah mesin. Ini juga berlaku saat Anda sedang menaiki kendaraan umum. Namun, ada pengecualian jika Anda menggunakan kereta dengan durasi perjalanan yang lama.

Jangan memberikan tip

Tidak seperti Amerika Serikat, budaya memberikan tip ternyata tidak berlaku di Jepang. Bahkan, meninggalkan uang tip setelah selesai menyantap makanan di restoran bisa dianggap sebagai tindakan yang tidak sopan. Cobalah meninggalkan beberapa lembar uang di atas meja, staf restoran pasti akan mengejar Anda untuk mengembalikannya.

Source: okezone
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip