0
Thumbs Up
Thumbs Down

Foto Cantik Dian Sastro Apresiasi Polri dan TNI yang Rela Kerja Keras Demo 22 Mei

okezone
okezone - Thu, 23 May 2019 17:11
Viewed: 248
Foto Cantik Dian Sastro Apresiasi Polri dan TNI yang Rela Kerja Keras Demo 22 Mei

TAK disangka Dian Sastrowardoyo begitu peduli dengan aparat Polri dan TNI yang mengamankan aksi Demo 22 Mei. Setelah dia mengajak publik menyumbang snack, baru saja di mengunggah foto cantik sebagai bentuk apresiasi.

Foto tersebut bukan semata untuk pamer gaya saja, tetapi ada curhatan yang sangat mendalam terkait demo 22 Mei. Di situ, Dian Sastro pernah menceritakan bagaimana situasi mencekam dari Peristiwa 1998, ketika dia masih menjadi siswa SMA.

"Sebagai generasi 90an, saya akan selalu ingat Peristiwa mencekam Mei 1998. Saat itu saya duduk di kelas 1 SMA di Tarakanita 1 dan sekolah diliburkan 3 hari. Modusnya tidak berbeda jauh dengan kekisruhan hari ini, ketika sebagian besar kantor dan sekolah diliburkan. Tuntutan rakyat dan mahasiswa pada waktu itu adalah memaksa Suharto turun setelah 32 tahun berkuasa," ucap Dian Sastro di Instagram pribadinya, Kamis (23/5/2019).

Menurutnya, Indonesia saat ini telah melahirkan lembaga-lembaga terpercaya dalam menyelenggarakan Pemilu. Sayangnya, lewat aksi Demo 22 Mei banyak orang yang tidak setuju.

Walau demokrasi masyarakat Indonesia berkembang, Dian Sastro sangat menyayangkan aksi kemarin. Dia sangat menolak adanya kekerasan tersebut.

"People power berhasil, reformasi dan demokrasi tumbuh meskipun dengan segala tantangannya. Indonesia melahirkan lembaga-lembaga check and balances yang memastikan good governance berjalan baik," tambahnya.

Sejak rezim Orba, Dian Sastro bahkan merasa kemajuan dunia kreatif jadi terhambat. Padahal setiap orang bisa bebas berekspresi tanpa harus dihalangi.

Kita berhasil membuat KPK, KPU, bawaslu, menghapus dwifungsi ABRI, reformasi Polri, melaksanakan pemilu secara langsung, serta memberi jaminan lebih baik atas kebebasan ekspresi dan berpendapat yang pada rezim Orba selalu diberangus dan itu menghambat kemajuan dunia kreatif yang saya tekuni," katanya.

Belum lagi sebagai perempuan dan seorang ibu, dia punya tanggung jawab untuk menumbuhkan kemajuan bangsa. Terlebih tanpa harus ada jalan kekerasan yang sangat dibenci kaum perempuan.

"Sebagai perempuan dan seorang Ibu, saya sadar masih banyak kemajuan yang harus kita kejar bersama sebagai sebuah bangsa. Kemajuan itu tidak selalu linear, tapi percayalah every baby steps count. Dan sebagai seorang perempuan, saya akan selamanya menolak jalan kekerasan," ucapnya.

Karena itu, dia sangat mengapresiasi kinerja Polri dan TNI dalam menertibkan jalannya Pemilu. Begitu juga sampai pasca pesta demokrasi, sampai harus berujung anarkis pada Demo 22 Mei kemarin.

"Oleh karena itu izinkan saya memberi apresiasi yang setingginya utk pemilu kita yang baru saja usai. Terimakasih untuk KPU dan Bawaslu, juga segenap jajaran Polri dan TNI yang telah sekuat tenaga menjaga rakyat Indonesia dari kekacauan. Diatas kekuasaan, selalu ada yang lebih tinggi daripada itu semua. Yaitu persatuan kita. #KamiBersamaTNIdanPolri #PrayForIndonesiaDemocracy #TidakAtasNamaSaya," pungkas terkait aksi Demo 22 Mei.

Source: okezone
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip