0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dokter Ungkap Kelebihan Vaksinasi Covid-19 saat Puasa

okezone
okezone - Mon, 19 Apr 2021 18:37
Viewed: 62
Dokter Ungkap Kelebihan Vaksinasi Covid-19 saat Puasa

PROGRAM vaksinasi covid-19 secara massal tetap berjalan di tengah bulan puasa Ramadhan 1442 Hijriah ini. Tidak ada perbedaan dalam pelaksanaannya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun sudah mengeluarkan Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa. Isinya, MUI menyatakan vaksinasi covid-19 tidak membatalkan ibadah puasa Ramadhan.

Sementara dokter spesialis penyakit dalam Kathi Swaputri Kancana SpPD mengatakan pelaksanaan vaksinasi covid-19 diperbolehkan meski penerima sedang berpuasa Ramadhan. Pasalnya, tidak ada perbedaan kondisi imunitas tubuh selama berpuasa dengan tidak berpuasa.

Baca juga: Puasa Tidak Pengaruhi Kekebalan Tubuh saat Vaksinasi Covid-19

"Justru menurut para ahli, imunitas kita selama bulan puasa akan lebih meningkat jika dibandingkan ketika tidak berpuasa. Hal tersebut didukung dengan pola makan saat sahur dan buka puasa yang diterapkan dengan baik," kata anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) ini dalam pernyataan resminya, seperti dikutip dari Antara, Senin (19/4/2021).

Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi covid-19 pun disarankan ketika berpuasa. Dia menuturkan, pakar dan Kepala Laboratorium Universitas Fakeeh Dubai dr Paalat Menon mengatakan selama berpuasa respons imunitas justru akan meningkat dua kali lipat. Sebab setelah 12 jam pascapuasa, makrofag pada sistem imunitas akan bekerja lebih cepat untuk membersihkan sel-sel mati dalam tubuh.

"Proses tersebut disebut autofagi di mana sistem imun kita menjadi lebih sensitif. Itulah juga mengapa puasa sangat baik untuk pasien-pasien dengan diabetes, tuberkulosis, dan penyakit metabolik lainnya," lanjut dia.

Dokter Kathi menjelaskan, pada dasarnya tidak ada dampak atau efek tertentu dari vaksinasi covid-19 ketika orang berpuasa atau tidak berpuasa. Setelah mendapat vaksin, tubuh mulai merespons vaksin yang masuk untuk membentuk antibodi yang akan tercapai maksimal hingga 28 hari pascavaksin dosis kedua.

"Pada beberapa kondisi memang akan terjadi reaksi seperti nyeri pada bekas suntikan yang akan hilang sekitar maksimal dua hari setelah vaksinasi atau reaksi lainnya seperti kelelahan. Reaksi tersebut merupakan respons tubuh kita yang sedang bekerja membentuk antibodi," paparnya.

Baca juga: 3 Cara Supaya Tubuh Tidak Dehidrasi Selama Puasa Ramadhan

Dia mengingatkan, pola makan yang baik selama puasa penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Penting untuk mengonsumsi karbohidrat dan protein sebagai sumber energi selama berpuasa di bulan Ramadhan.

"Asupan vitamin, termasuk vitamin D, juga dapat membantu mempertahankan daya tahan tubuh selama pandemi di bulan Ramadhan ini," pungkasnya.

Source: okezone
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip