0
Thumbs Up
Thumbs Down

Catat! Usia Ideal Hamil Wanita di 21-35 Tahun

okezone
okezone - Tue, 18 Jun 2019 22:01
Viewed: 416

SETIAP pasangan suami-istri selalu mendambakan kehadiran buah hati dalam kehidupan rumah tangganya. Karenanya setiap wanita pasti ingin hamil, untuk memperpanjang garis keturunan mereka.

Tapi dalam perkembangannya, banyak beredar kasus pernikahan di bawah usia yang terjadi berbagai daerah di Indonesia. Bukan tanpa sebab, jika seorangt wanita hamil di usia dini, dikhawatirkan dapat membahayakan bagi dirinya dan anak yang ia tengah ia kandung.

Ini juga tidak terlepas dari rendahnya pengetahuan anak muda terhadap kesehatan reproduksi (KESPRO), dan kurangnya akses terhadap informasi yang akurat dan terpercaya tentang kontrasepsi disinyalir menjadi dua penyebab utama hal tersebut.

Dua fakta itulah yang kini tengah menjadi perhatian utama pemerintah Indonesia. Bukan tanpa sebab, kemajuan teknologi yang begitu pesat membuat para remaja dan generasi milenial lebih mudah dalam mengakses konten-konten berbau pornografi dan terjerumus dalam pergaulan bebas.

Hal tersebut secara tidak langsung memicu peningkatan angka kehamilan remaja di Indonesia. Menurut dr. UF Bagazi, SpOG dari RS. Brawijaya Antasari, kehamilan pada masa remaja sebaiknya dihindari karena menimbulkan banyak sekali efek negatif. Tidak hanya menyangkut kesehatan tubuh saja, tetapi juga berdampak pada kesehatan psikologinya.

"Minarke atau mens itu pertama kali dialami oleh anak wanita pada usia 12-13 tahun. Namun sayangnya, tidak banyak yang mengetahui bahwa pada masa inilah perbandingan antara mulut dan bagian atas rahim masih memiliki proporsi yang sama 1:1," tutur UF Bagazi, saat ditemui Okezone beberapa waktu lalu.

Dalam arti lain, rahim anak remaja cenderung tidak dapat menahan calon bayi yang seharusnya bertahan didalam kandungan selama kurang lebih 9 bulan. Jika dipaksakan justru dapat menyebabkan persalinan prematur, pecahnya ketuban, keguguran, mudah terkena infeksi, hingga anemia kehamilan (kekurangan zat besi).

"Organ kelamin mereka itu belum mature seutuhnya. Mungkin saja terjadi robekan-robekan antara saluran kencing dengan vagina yang dapat menimbulkan infeksi, keracunan saat hamil, hingga berujung kematian. Kematian ibu pada saat melahirkan itu banyak disebabkan karena pendarahan dan infeksi," tegasnya.

Source: okezone
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip