0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ashanty Berobat ke Turki, Yuk Kenali Macam-Macam Penyakit Autoimun

okezone
okezone - Mon, 10 May 2021 17:15
Viewed: 108
Ashanty Berobat ke Turki, Yuk Kenali Macam-Macam Penyakit Autoimun

Musisi Anang Hermansyah membawa istrinya, Ashanty menuju Turki untuk mengobati penyakit autoimun yang diidapnya. Sang istri mengaku tidak kuat dengan rasa gatal yang telah diidapnya selama beberapa bulan dan masih tak kunjung sembuh.

"Sudah 2 bulan gatalnya enggak selesai. Sudah minum obat alergi macam-macam bikin muka bengkak. Dokter di Jakarta bagus, cuma belum ada solusi soal gatalnya. Aku menderita banget, setiap malam enggak bisa tidur gara-gara gatal," terang Ashanty.

Sebagaimana dilansir dari WebMD, Senin (10/5/2021), sistem kekebalan yang berlebihan, tubuh menyerang dan merusak jaringannya sendiri (penyakit autoimun).

Perawatan untuk penyakit autoimun umumnya berfokus pada pengurangan aktivitas sistem kekebalan. Berikut beberapa contoh penyakit autoimun meliputi:


1. Artritis rheumatoid

Sistem kekebalan menghasilkan antibodi yang menempel pada lapisan sendi. Sel sistem kekebalan kemudian menyerang persendian, menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan nyeri. Jika tidak diobati, penyebab rheumatoid arthritis secara bertahap menyebabkan kerusakan sendi permanen.


2. Lupus eritematosus sistemik (lupus)

Orang dengan lupus mengembangkan antibodi autoimun yang dapat menempel pada jaringan di seluruh tubuh. Sendi, paru-paru, sel darah, saraf, dan ginjal biasanya terkena lupus.

3. Penyakit radang usus (IBD)

Sistem kekebalan menyerang lapisan usus, menyebabkan episode diare, pendarahan rektal, buang air besar yang mendesak, sakit perut, demam, dan penurunan berat badan. Kolitis ulserativa dan penyakit Crohn adalah dua bentuk utama IBD.


4.Sklerosis multipel (MS)

Sistem kekebalan menyerang sel saraf, menyebabkan gejala yang meliputi nyeri, kebutaan, kelemahan, koordinasi yang buruk, dan kejang otot. Berbagai obat yang menekan sistem kekebalan dapat digunakan untuk mengobati multiple sclerosis.


5. Diabetes melitus tipe 1

Antibodi sistem kekebalan menyerang dan menghancurkan sel-sel penghasil insulin di pankreas. Saat didiagnosis, penderita diabetes tipe 1 membutuhkan suntikan insulin untuk bertahan hidup.


6. Sindrom Guillain-Barre

Sistem kekebalan menyerang saraf yang mengendalikan otot di kaki dan terkadang di lengan dan tubuh bagian atas.

7. Polineuropati demielinasi inflamasi kronis

Penyakit ini mirip dengan Guillain-Barre, sistem kekebalan juga menyerang saraf di CIDP, tetapi gejalanya bertahan lebih lama. Sekitar 30% pasien dapat menggunakan kursi roda jika tidak didiagnosis dan dirawat lebih awal.


8. Psoriasis

Pada psoriasis, sel darah sistem kekebalan yang disebut sel-T berkumpul di kulit. Aktivitas sistem kekebalan merangsang sel-sel kulit untuk berkembang biak dengan cepat, menghasilkan plak bersisik keperakan pada kulit.

Source: okezone
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip