0
Thumbs Up
Thumbs Down

Teknik P.A.R.E.N.T.I.NG dalam Mengasuh dan Mendidik Anak

ESENSI
ESENSI - Mon, 20 Apr 2015 16:55
Dilihat: 1705
Teknik P.A.R.E.N.T.I.NG dalam Mengasuh dan Mendidik Anak

P.A.R.E.N.T.I.N.G. adalah teknik praktis dan singkat yang dibuat oleh RuMAH PARENTING (grup Miracles At Home PARENTING). Teknik ini mempermudah orang tua untuk mengingat dan memahami teknik-teknik dasar yang diperlukan dalam mengasuh dan mendidik anak. P.A.R.E.N.T.I.N.G. juga bertujuan membangun perubahan perilaku pada anak. Teknik ini terdiri dari 8 langkah. Yuk kita simak, Ladies!

1. P (Pengasuhan anak yang benar)
Penggunaan teknik yang kurang tepat akan membuat orang tua kesulitan mengasuh dan mendidik anak. Orang tua harus segera beralih menggunakan teknik pengasuhan anak yang benar.

2. A (Anak adalah anugerah)
Langkah kedua menitikberatkan kepada pemahaman bahwa anak adalah anugerah terindah untuk orang tua dan mereka lahir untuk mempelajari berbagai hal. Anak tidak terlahir langsung dengan perilaku baik, keterampilan mengandalikan emosi, dan lain-lain. Dalam langkah ini orang tua berusaha memahami berbagai perilaku anak sebagai proses belajar dan menyadari sepenuhnya bahwa tugas membimbing ada pada orang tua. Orang tua yang bertanggung jawab bertugas membimbing anak-anaknya agar dapat berperilaku baik dan menghilangkan berbagai perilaku buruk.

3. R (Redam kemarahan kepada anak)
Tanpa langkah ini, orang tua akan kesulitan membuat anak patuh. Penggunaan amarah dalam membimbing anak akan membuat pengasuhan tidak efektif karena akan memancing perlawanan dari anak.

4. E (Empati mendengarkan)
Langkah keempat bertujuan agar anak lebih mudah diarahkan. Dalam hal ini, tentu kita perlu membuat ikatan (bonding) dengan anak secara teratur, bahkan akan lebih baik lagi bila dilakukan setiap hari. Langkah ini juga digunakan sebagai awalan bila orang tua akan memberikan pemahaman. Langkah ini dilakukan agar anak lebih mudah diarahkan dan orang tua dapat memberikan arahan dengan lebih baik karena dengan mendengarkan terlebih dahulu, kita akan mengetahui masalah yang dihadapi anak serta alur berpikir mereka.

5. N (Notifikasi pembicaraan dan tindakan)
Langkah kelima bertujuan agar anak memahami alasan untuk berperilaku baik, dan juga alasan untuk menghilangkan berbagai perilaku buruk. Dalam langkah ini, berbagai motivasi, situasi, serta kondisi yang mendukung pembentukan perilaku harus kita notifikasikan atau dijelaskan (pikirkan dan catat) terlebih dahulu. Tujuannya agar anak mendapatkan pesan atau informasi sesuai dengan yang diinginkan sehingga mereka berperilaku sesuai yang kita maksud.

6. T (Tanamkan energi positif)
Bila orang tua ingin anak berperilaku baik, maka langkah ini perlu dilakukan, yaitu dengan memberikan predikat sesuai harapan kita. Misalnya dengan panggilan "Anak Baik", "Anak Saleh", dan "Anak Pintar". Predikat tersebut akan mendorong anak berperilaku sesuai predikat yang diberikan. Jadi, penggunaan predikat negatif harus harus dihindari dan dihilangkan.

7. I (Istiqomah)
Kunci keberhasilan dari teknik ini adalah ketika orang tua mampu menjalankan setiap langkah dengan Istiqomah atau konsisten.

8. NG (meNGadakan Time Out)
Ketika anak belajar berperilaku, emosi mereka juga mengalami perkembangan. Time Out diperlukan untuk membantu orang tua menghentikan perilaku buruk anak. Teknik ini juga melatih anak mengendalikan kemarahan sejak dini. (NP)

Sumber: ESENSI
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
ESENSI
ghiboo
Hello Pet
Hotabis
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
Nyata
okezone
Perempuan
PoliMoli
salamkorea
Sehatly
slidegossip
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet