0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mengapa Banyak Anak Muda Mengalami Masalah Kesehatan Mental?

okezone
okezone - Mon, 27 May 2019 00:41
Dilihat: 303
Mengapa Banyak Anak Muda Mengalami Masalah Kesehatan Mental?

MASALAH kesehatan mental belum banyak menjadi perhatian masyarakat. Faktanya, banyak anak muda yang memiliki masalah ini. Sebut saja para remaja seperti Justin Bieber, Selena Gomez, hingga influencer Awkarin, yang mengaku memiliki masalah kesehatan mental.

Kita jadi bertanya-tanya, apa yang sebenarnya dimaksud dengan kesehatan mental? Apa yang membedakan mental yang sehat dan tidak?

Secara umum, kondisi mental yang baik adalah yang tumbuh dan didasari motivasi kuat untuk mengaktualisasikan diri menjadi lebih baik, baik dalam kehidupan keluarga, kerja, maupun sisi kehidupan lainnya, juga memiliki kematangan secara emosional.

Isu kesehatan mental masih terdengar asing dibandingkan isu kesehatan fisik. Pemberian imunisasi atau suntik untuk menangani sakit secara fisik lebih nyata dilakukan sehingga orang awam mudah mengenalinya.

Sedangkan, sifat gangguan mental yang lebih mudah disembunyikan dan tidak selalu tampak jelas dari luar atau dampaknya tidak terlalu terasa secara langsung membuat isu ini menjadi isu sekunder atau tidak terlalu penting.

Namun, hal itu tidak berarti kesehatan mental tidak sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Gangguan kesehatan mental dapat menyerang siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Sayangnya, pengetahuan mengenai penanggulangan gangguan kesehatan mental masih minim di kalangan masyarakat, terutama remaja.

Salah satu kasus yang baru terjadi adalah bunuh diri yang dilakukan seorang gadis berumur 16 tahun di Malaysia. Dia melompat dari atap gedung setelah membuat jajak pendapat di Instagram untuk followers-nya.

Jajak pendapat itu berisi pilihan apakah dia harus hidup atau mati, dan mayoritas followers -nya memilih mati. Ada pula serial film 13 Reasons Why yang berkisah tentang remaja yang bunuh diri, yang diduga menjadi penyebab meningkatnya keinginan remaja di Amerika Serikat untuk bunuh diri.

Ini hanya sedikit contoh dari maraknya remaja yang terkena gangguan mental. Data World Health Organization (WHO) menyebutkan, sekitar 20% remaja mengalami masalah kesehatan mental.

Jenis masalah kesehatan mental yang umum terjadi adalah depresi dan kecemasan. WHO menyatakan bahwa 75% gangguan mental emosional memang umum terjadi sebelum usia 24 tahun atau rentang usia remaja.

Dalam berbagai kasus, bunuh diri dan self harm (menyakiti diri sendiri) merupakan akibat permasalahan gangguan kesehatan mental tersebut. Di Indonesia, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 dan data rutin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, jumlah orang yang mengalami gangguan kesehatan mental terus meningkat di Indonesia.

Menurut data tersebut, sekitar 14 juta orang (6%) yang berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan kesehatan mental emosional berupa gejala depresi dan kecemasan. Jumlah ini ada pada kisaran 3% dari 450 juta penderita gangguan kesehatan mental di seluruh dunia berdasarkan data WHO.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip