0
Thumbs Up
Thumbs Down

Memaknai Poligami dari Kacamata Psikologi, Adakah Wanita yang Rela?

okezone
okezone - Thu, 18 Jul 2019 14:31
Dilihat: 160
Memaknai Poligami dari Kacamata Psikologi, Adakah Wanita yang Rela?

HATI perempuan mana sih yang tak sedih dan rela kalau dimadu suaminya dengan berpoligami. Meski dari sisi Islam diperbolehkan, namun belum tentu pasangan menyetujui hal itu.

Begitu pedih hati ini ketika tahu suami hendak berpoligami. Bahkan sebagian perempuan berusaha menerima dengan hati terpaksa sekali.

Meski dari sisi agama poligami itu diperbolehkan, tetapi ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Sayangnya, kebanyakan seorang istri tak rela kalau suaminya menikah lagi.

Menanggapi hal itu, Psikolog Meity Arianty mengatakan, poligami tentu akan selalu berbeda kalau dilihat dari berbagai sisi, terutama dari sisi wanita. Sekalipun poligami itu tidak dilarang dan dibenarkan dalam agama Islam.

"Sekarang gimana dari sisi perempuan, secara psikologis kita gak bisa pukul rata. Dalam artian, semua wanita pasti tidak mau dimadu atau tidak mau berbagi suami," ucap perempuan yang akrab disapa Mei, saat dihubungi Okezone.

Faktanya, sambung Mei, ada beberapa perempuan tidak mempermasalahkan poligami. Bahkan mereka mau menerima dan ikhlas, terlepas karena faktor harta, cinta, pemahaman agamanya atau hal lain.

Mei bahkan membeberkan fakta, kalau sebenarnya semua wanita menolak dan sakit hati bila dipoligami. Menurutnya, tergantung konsep awal ketika bersedia dimadu dengan faktor tertentu.

"Perempuan biasanya mau dipoligami atas dasar apa dulu. Si perempuan lah yang biasanya tahu seberapa kuat dia menerima dan seberapa besar tingkat penerimaannya terhadap poligami itu," imbuhnya.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip