0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kilas Balik Dokter Terawan, Pencipta Metode Cuci Otak untuk Sembuhkan Stroke

okezone
okezone - Sat, 20 Oct 2018 20:07
Dilihat: 245
Kilas Balik Dokter Terawan, Pencipta Metode Cuci Otak untuk Sembuhkan Stroke

INGATKAH Anda dengan sosok Dokter Terawan yang punya metode cuci otak untuk sembuhkan pasien stroke? Dia sangat fenomenal, pasalnya meskipun berhasil menyembuhkan penyakit dia harus dipecat dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

IDI menganggap bahwa dokter yang praktik di RSPAD Gatot Subroto itu telah melanggar kode etik, atas inovasi tindakan medis Digital Substraction Angiogram (DSA) yang dilakukan. Namun demikian, teknik penyembuhan gangguan saraf yang dipakai olehnya itu jadi kontroversi.

Dia memang sosok spesialis radiologi yang jadi idola banyak pasien. Banyak pasien memberikan testimoni atas keberhasilan metode yang dipakainya itu. Kasus ini bahkan sampai viral di media sosial, sampai terdengar di telinga pejabat IDI dan Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK).

Baca Juga: 4 Perempuan Menari Erotis di Upacara Pemakaman Sahabatnya, Videonya Viral di Medsos!

Dokter Terawan diberikan sanksi pemecatan sementara, karena dia telah melanggar sumpahnya sebagai dokter dalam melakukan praktik medis. Sanksi itu berlaku dalak kurun waktu 12 bulan, mulai tanggal 25 Februari 2018-25 Februari 2019.

Sanksi itu dijatuhkan padanya, karena dianggap memuji diri sendiri atau mengiklankan dirinya. Jelas sekali IDI dan MKEK menilai bahwa hal itu melanggar sumpah dokter dan kode etik profesi.

Apalagi metode cuci otaknya itu diklaim belum valid alias manjur untuk pengobatan. Malahan dianggap membahayakan nyawa pasien, karena belum diuji secara ilmiah oleh para peneliti sebelumnya.

Tapi anehnya, tidak lama setelah gembar-gembor pemecatan Dokter Terawan itu, IDI malah mencabut putusan sanksi. Tentunya hal tersebut bikin publik bingung, namun di sisi lain para pasien yang sudah percaya dengan keahlian dokter, yang juga menjabat sebagai Direktur RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Baca Juga: Pramugari Ini Viral Setelah Penumpang Memotretnya Diam-Diam, Captionnya Bikin Mata Melotot!

"Rapat MPP memutuskan bahwa PB IDI menunda melaksanakan putusan MKEK karena keadaan tertentu. Oleh karenanya, ditegaskan bahwa hingga saat ini Dokter Terawan masih berstatus sebagai anggota IDI," ujar Ketua IDI Prof Ilham Oetama Marsis di kantornya, pada April 2018 lalu.

Setelah pengumuman penundaan pemecatan itu, kabar Dokter Terawan pun tidak terdengar lagi. Namun, pada saat itu dirinya tengah sibuk melakukan penelitian di Jerman, di bidang radiologi intervensi.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip