0
Thumbs Up
Thumbs Down

Keindahan Bunga Ketuyut dalam Tenun Cual Koleksi Designer Irma Intan di Jakarta Fashion Trend 2019

okezone
okezone - Fri, 09 Nov 2018 10:00
Dilihat: 90

PENGGUNAAN busana tradisional sudah semakin banyak dilirik. Beberapa designer juga coba meramunya hingga terkesan sangat modern. Membuat si pemakainya tidak terlihat jadul.

Tapi, karena sudah terlalu biasa, Designer Irma Intan coba meracik kain tenun cual khas Bangka Belitung menjadi sesuatu yang berbeda. Bukan menjadikan kain tersebut sebatas busana, tapi dia ubah menjadi obi dan aksen yang menarik pada koleksi ciptaannya.

"Saya ingin menciptakan sesuatu yang baru dari koleksi tenun pada umumnya," terangnya pada Okezone selepas melangsungkan show di Jakarta Trend Fashion 2019 di Gran Melia Hotel Jakarta, Kamis 8 November 2018. Buah ide antimainstream itu adalah obi dengan ukuran yang sedikit besar.

Ya, obi yang terbuat dari kain tenun produksi Galeri Destiani Bangka Belitung itu dipola hingga terlihat seperti bunga ketuyut yang memang menjadi motif tenun cual. Obi ini, sambung Irma, bisa dipakai dengan pakaian lain dan cocok untuk berbagai kesempatan.

Bicara mengenai kualitas kain tenun yang dipakai, Irma menjelaskan bahwa kain tenun cual yang dia pakai berbahan sutra dan ini satu-satunya kain tenun sutra yang ada di Bangka Belitung. Proses penciptaan satu helai kain tenun cual, sambung Irma, menghabiskan waktu 2 bulan. "Ini kain dibuatnya handmade, jadi tentunya punya nilai yang tinggi," sambungnya.

Selain motif bunga ketuyut, Irma juga bermain dengan motif lebah pelawan pada koleksinya yang bertema "Serimbun Berderai" dan ini bisa terlihat di kain berwarna maroon, merah terang, dan ungu. "Untuk koleksi teranyar ini, hanya ada 6 busana dan proses pengerjaan semua koleksi sekitar 8 hari," ungkapnya.

Permainan warna yang tidak terlalu bright di dress berbahan organza, jacquard, dan line itu memiliki makna tersendiri. Ya, di warna hitam, moss green, dan warna-warni dari kain tenun dalam obi semuanya memiliki arti tersendiri bagi Irama.

"Warna-warni kain tenun saya ibaratkan sebagai kehidupan yang penuh dengan kisah. Nah, warna hitam dan hijau artinya membumi. Jadi, walau pun kita sudah sukses, sudah kaya, atau sudah bisa mendapat apa yang kita mau, kita harus tetap membumi dan rendah hati," papar Irma.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip