0
Thumbs Up
Thumbs Down

JELAJAH ISLAM: Pura Langgar, Tempat Ibadah Umat Muslim dan Hindu di Bali

okezone
okezone - Mon, 19 Jun 2017 16:19
Dilihat: 61
JELAJAH ISLAM: Pura Langgar, Tempat Ibadah Umat Muslim dan Hindu di Bali

PURA di Pulau Dewata selama ini identik dengan tempat ibadah umat Hindu. Namun, jika pergi ke kawasan Bangli, Anda akan takjub dengan isinya, karena menjadi tempat ibadah dua agama sekaligus di sana. Penasaran?

Pura Langgar yang berlokasi di Desa Bunutin ini menghadirkan tempat ibadah untuk umat Hindu dan Umat muslim dalam satu kompleks. Kedua tempat peribadatan dalam satu area tersebut sudah berusia ratusan tahun.

Paaakk... itu Pura atau Langgar?? Pura koq ada Langgar nya? Pura Langgar merupakan salah satu bukti masuknya Islam pertama di Bunutin Bangli. Pura yang dibangun pada masa kerajaan di Bunutin karena menurut cerita anak raja yang sakit dan tidak kunjung sembuh. Seorang ahli memerintahkan membangun sebuah Langgar, karena tidak mengerti apa itu Langgar sehingga diutus orang ke Blambangan untuk mencari ahli membuat Langgar. Setelah di bangun Langgar (tempat ibadah orang Islam ) anak raja langsung sembuh tapi anak raja yang lain kurang setuju jika dibangun Langgar saja tidak sesuai dengan tradisi sebelumnya sehingga di bangun beberapa pelinggih pura di sekitar Langgar. Berbeda halnya dengan masuknya Islam ke Jawa karena dibawa pedagang. Di Bali sebagian besar masuk karena pengaruh kerajaan. Sejak itu Islam dan Hindu berdampingan secara damai Dulu kita bersahabat ....kini dan nanti kita juga harus tetap bersahabat...tujuan kita sama walau agama sebagai wujud keyakinan kita beda. . . Lokasi: Pura Dalem Jawa Langgar Bunutin, Bangli, Bali

Sebuah kiriman dibagikan oleh Made Wedastra (@madewedastra) pada Jul 6, 2016 pada 2:33 PDT

Dilansir dari berbagai sumber, Pura Langgar yang berlokasi 5 kilometer dari pusat Kota Bangli ini konon dibangun pada abad ke 17 oleh keturunan dari Kerajaan Blambangan di Banyuwangi, Jawa Timur, yaitu Ida Mas Wilis Blambangan, yang menjadi sahabat Raja Bangli saat itu. Makam Ida Mas Wilis itulah yang dijadikan sebagai awal mula langgar di bangun di dalam area Pura.

Harmoni antar agama juga terlihat kala saat umat Islam salat Jumat dan umat Hindu juga melakukan ibadah persembahyangan lantaran bertepatan dengan adanya gerhana purnama. Kedua pemeluk agama berbeda melakukan ritual masing-masing tanpa ada gesekan apa pun.

Dikarenakan keunikannya, Pura Langgar juga dikenal sebagai Pura Dalem Jawa yang menjadi bukti penyebaran Islam di Pulau Dewata. Oleh karena itu, wisatawan muslim lokal, dan dunia menjadikan pura Langgar ini sebagai destinasi favorit mereka.

@Regrann from @balihalal - Umat Muslim solat di pura Hindu (Pura Langgar di Desa Bunutin, Bangli). Toleransi Hindu dan Islam di Bali. Kredit foto @rinanazrina #bali #puralanggar #Regrann

Sebuah kiriman dibagikan oleh Zulhabri Supian (@zulhabrisupian) pada Sep 25, 2015 pada 1:05 PDT

Sementara untuk umat Hindu, pura ini merupakan tempat beribadah untuk pemujaan para leluhur. Dan, ketika hari besar umat Hindu, mereka biasanya menjadikan Pura Langgar sebagai tempat perayaan.

Perpaduan dua agama dan budaya tersebut menjadikan Provinsi yang dipimpin I Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta ini sebagai wilayah yang menjunjung tinggi harmoni sosial, dengan spirit toleransi tinggi.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
ESENSI
ghiboo
Hello Pet
Hotabis
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
Nyata
okezone
Perempuan
PoliMoli
salamkorea
Sehatly
slidegossip
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet