0
Thumbs Up
Thumbs Down

Intip Hari Tanpa Bayangan di Pontianak yang Mampu Tegakkan Telur

okezone
okezone - Thu, 21 Mar 2019 18:31
Dilihat: 261
Intip Hari Tanpa Bayangan di Pontianak yang Mampu Tegakkan Telur

Peristiwa penting dan menakjubkan di sekitar Tugu Khatulistiwa, Pontianak adalah saat terjadinya titik kulminasi matahari, yakni fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa.

Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada di atas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda di permukaan bumi. Peristiwa ini menjadi salah satu daya tarik wisata asing maupun lokal untuk menyaksikan peristiwa setahun dua kali itu.

Ciri khas cuaca panas sangat terik. Meski demikian, kawasan Tugu Khatulistiwa tetap disesaki ribuan para pengunjung dan tamu undangan yang ingin menyaksikan peristiwa kulminasi matahari, Kamis (21/3/2019).

Peristiwa ini terjadi dua kali dalam setahun, tepatnya pada 21-23 Maret dan 21-23 September. Matahari berkulminasi, yang ditandai dengan tegaknya telur yang menjadi ikon Kota Pontianak itu membuat decak kagum masyarakat terutama mereka yang baru mengetahui hal ini.

Baca Juga: Jadi Tempat Romantis di Dunia, 6 Artis Dunia Ini Lamar Kekasih di Bali

Salah satu warga Jakarta, Amira yang hadir di Tugu Khatulistiwa mengaku sangat senang dan sedikit aneh karena bisa melihat telur dapat berdiri tegas meski waktu yang ditentukan adalah sebelum pukul 12.00 Wib. Telur yang disediakan panitia memang disiapkan di saat kulminasi melewati titik equator yang melintasi Kota Pontianak.

"Sangat senang dan aneh, selama ini hanya lihat berita ternyata bisa melihat langsung telur mentahnya bisa berdiri dan tanpa bayangan," ungkapnya kepada Okezone.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, tepat pukul 11.49 WIB, tidak ada bayangan di kawasan Tugu Khatulistiwa dikarenakan peristiwa kulminasi. Ditandai dengan mendirikan telur. Selain itu juga Pesona Kulminasi Matahari ini dimeriahkan dengan pagelaran seni dan pameran.

"Ini merupakan suatu berkah yang harus kita manfaatkan potensinya sebagai even ekonomi kreatif dan kita ciptakan inovasi untuk mengajak warga kota dan seluruh dunia berkunjung di sini merasakan sensasi titik kulminasi di Kota Pontianak," ucapnya.

Baca Juga: Rasakan Sensasi Berendam di Kolam Air Mineral, Coba ke Umbul Sigedang Klaten

Pihaknya juga akan membenahi Kawasan Tugu Khatulistiwa agar lebih representatif. Apalagi, sambung dia, tanggal 25 Juni - 5 Juli 2019 akan digelar Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Nasional yang dipusatkan di Tugu Khatulistiwa. Di kawasan ini akan dibangun venue yang bisa menjadi museum.

"Dengan infrastruktur yang bagus dan representatif saya yakin banyak pengunjung akan merasa lebih nyaman dan lebih menyenangkan berada di Tugu Khatulistiwa," tuturnya.

Edi berharap fenomena alam Kulminasi Matahari yang hanya terjadi di Kota Pontianak ini, benar-benar bisa dioptimalkan dalam upaya menarik kunjungan wisatawan ke Kota Pontianak.

"Ke depannya harus ada inovasi-inovasi pengembangan yang sifatnya tidak lagi lokal tapi bisa go international dan saya yakin dengan keberadaan Tugu Khatulistiwa yang pas di pinggiran Sungai Kapuas bisa menjadi daya tarik sendiri yang bisa kita tingkatkan untuk mendatangkan wisatawan-wisatawan mancanegara," pungkasnya.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip