0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini 5 Spot Terkotor di Dapur yang Harus Segera Dibersihkan

okezone
okezone - Mon, 22 Oct 2018 19:00
Dilihat: 62

DARI sekian banyak ruangan yang ada di dalam rumah, dapur menjadi salah satu ruangan paling rentan terkontaminasi bakteri dan virus penyakit. Bakteri tersebut berasal dari bahan-bahan makanan mentah seperti daging merah, atau sayuran berpestisida.

Jika Anda tidak membersihkan peralatan dapur dengan baik dan benar, jejak-jejak bakteri salmonella dan e.coli bisa saja menyerang makanan di dalam rumah dan menyebabkan Anda jatuh sakit. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui spot-spot terkotor di dapur untuk melakukan tindakan pencegahan. Berikut ulasan lengkapnya, sbagaimana dilansir Okezone dari The Daily Meal, Senin (22/10/2018).

Blender

Tidak dapat dipungkiri bahwa blender adalah alat yang serba guna. Kendati demikian, alat ini cenderung sulit dibersihkan. Umumnya blender digunakan untuk membuat smoothie, chai pisang, atau menghaluskan cabai dan bumbu dapur. Nah, karena sering digunakan untuk menghaluskan bumbu tersebut, bagian dalam blender (gasket) seringkali dihinggapi sisa-sisa makanan. Sebuah studi yang dilakukan oleh NSF International Household Germ Study menemukan bahwa 36% dari gasket ini mengandung jejak salmonella dan 43% dari mereka membawa ragi atau jamur.

(Baca Juga:Melihat 5 Gaya Tampan Erfandi KDI, Pria yang Digosipin Dekat dengan Ria Ricis)

Pembuka kaleng

Terlepas digunakan untuk membuka kaleng tomat, sarden, atau buah-buahan, alat yang satu ini ternyata masuk dalam daftar tempat "terkotor" yang ada di dapur rumah. Alasannya? Banyak orang lupa untuk membersihkan pembuka kaleng setelah mereka menggunakannya. Padahal, alat serba praktis ini membutuhkan 'cinta' dan perhatian ekstra. Teknik membersihkannya pun tidak serumit yang Anda bayangkan.

Cukup bilas pembuka kaleng dengan air hangat. Jika Anda ingin benar-benar membersihkan pembuka kaleng dan menghilang sisa-sisa bakteri salmonella, E.coli, ragi, dan jamur, letakkan alat tersebut di mesin pencuci piring setelah selesai digunakan. Jika tidak memiliki mesin pencuci piring, cucilah dalam air sabun hangat, lalu segera keringkan.

(Baca Juga:5 Usaha Kuliner Artis Viral Banget, Kamu Pernah Coba yang Mana?)

Talenan

Pernahkah terlintas di benak Anda, mengapa para chef profesional menggunakan talenan yang berbeda ketika hendak memotong daging ayam, sapi, buah-buahan, atau sayuran? Jawabannya agar talenan mereka terhindari bakteri-bakteri berbahaya yang bersarang di celah-celah talenan. Terutama talenan yang terbuat dari kayu.

Nah, untuk menghilangkan kuman atau bakteri dari talenan, Anda bisa meletakkan di dalam mesin pencuci piring atau gunakan disinfeksi dengan pemutih/pembersih dapur. Selain itu, selalu ingat untuk menggunakan talenan yang berbeda saat memotong daging atau sayuran.

Tombol microwave

Berapa kali Anda menggunakan microwave dalam sehari? Terlepas Anda menggunakannya saat hendak membuat sarapan atau menghangatkan pizza sepulang kerja, namun kebanyakan orang tidak mencuci tangan mereka saat hendak menekan tombol microwave. Kondisinya mungkin sudah tidak sabaran menyantap makanan lezat. Tapi inga, Anda harus memberishkan kuman dari alat tersebut sehingga tidak akan mencemari makanan yang ada di dalamnya.

Gagang lemari es

Meski tidak melakukan kontak secara langsung, gagang atau pegangan pint lemari es merupakan salah satu tempat paling kotor di dapur Anda. Setelah memasukkan daging merah ke dalamnya, segera lap bagian gagang dan pintunya dengan spon. Sama seperti tombol microwave, spot ini dihinggapi berbagai kuman penyakit yang harus dibersihkan dengan benar. Idealnya dengan tisu disinfektan.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip