0
Thumbs Up
Thumbs Down

Curhatan Seorang Petugas Brimop di Aksi 22 Mei, 'Takdir Sudah Ada yang Atur'

okezone
okezone - Fri, 24 May 2019 19:38
Dilihat: 346
Curhatan Seorang Petugas Brimop di Aksi 22 Mei, 'Takdir Sudah Ada yang Atur'

SUASANA Jakarta sudah kondusif, para perusahaan pun mulai menjalankan kegiatan perekonomian sebagaimana mestinya. Namun, beberapa pasukan kepolisian dari Brigadir Mobil (Brimob) dan pasukan khusus masih tetap berjaga-jaga di area Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat untuk menghindari adanya demo susulan seperti 22 Mei.

Tentunya setiap pasukan pun memiliki suka duka tersendiri saat bertugas. Terutama mereka harus mengamankan Jakarta dari serangan massa pendemo yang sempat anarkis pada 22 Mei.

Seorang petugas brimob yang identitasnya disamarkan mengaku, telah berjaga di titik lokasi kerusuhan yang tepatnya tidak jauh dari Kantor Bawaslu. Ia mengaku, telah turun ke lapangan sejak 21 Mei 2019 dan mengamankan daerah sekitar Sarinah.

"Saya sudah dari 21 Mei berjaga di daerah ini, masih belum pulang sampai sekarang. Belum tahu juga kapan bisa pulang, karena belum ada komando untuk ditarik mundur. Sekarang lagi istirahat, makanya bisa bersantai," terang sang petugas.

Ia mengaku sengaja datang dari Palembang untuk ditugaskan mengawal aksi demo yang sudah di prediksi akan terjadi pada 22 Mei 2019. Walaupun cukup berisiko, ia sendiri menjalani tugasnya dengan santai dan menikmati pekerjaannya sebagai seorang petugas kepolisian.

"Saya sudah hampir sebulan yang lalu dikirim ke Jakarta dari Palembang. Kalau untuk takut sendiri sih nggak ya. Takdir sudah ada yang atur, jadi kerjaannya di bawa santai saja. Kebetulan saya juga pernah bertugas yang lebih ekstrim daripada yang saat ini," lanjutnya.

Meski demikian, sebagai seorang manusia rasa takut pun tetap menghantui dirinya. Terutama ketika kedua kubu sedang pecah hingga menimbulkan aksi saling lempar-lempar yang berpotensi menimbulkan dampak yang berisiko.

"Amankan aksi demo di Jakarta sih biasa saja. Cuman yang paling ngeri jika demonya sudah main lempar-lemparan. Lempar Molotov dan lempar air keras contohnya, paling bahaya itu kalau sudah terkena kulit," tuntasnya.

Sumber: okezone
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip