0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ceria di Turki Bersama Cheria Travel

inilahcom
inilahcom - Wed, 07 Mar 2018 15:54
Dilihat: 227

INILAHCOM, Istanbul - Berwisata alam di negara Turki mungkin menjadi salah satu impian setiap warga Indonesia. Selain memiliki kebudayaan yang beraneka ragam, Turki merupakan negara yang berada di antara Benua Asia dengan Eropa.

INILAH.COM berkesempatan bersama Cheria Travel menjelajahi bumi Turki yang memiliki luas 783.562 kilometer persegi (302.535 mil persegi), areal seluas 755.688 kilometer persegi (291.773 mil persegi) berada di Asia Barat Daya dan 23.764 kilometer persegi (9.175 mil persegi) di Eropa.

Salah satu kota yang menarik untuk dikunjungi adalah Cappadocia. Di kota tersebut, para wisatawan akan melihat berbagai bangunan yang kebanyakan terbuat dari batu-batu kokoh. Bahkan sebagian besar bangunan di kota itu dibuat seperti lorong goa yang dipahat, dan ini sudah ada sejak zaman dahulu. Jika masuk ke dalam lorong tersebut, para wisatawan akan seperti berada di kota bawah tanah.

Tak hanya itu, Cappadocia juga terkenal dengan wisata balon udara yang akan memperlihatkan sudut-sudut kota dengan pemandangan lembah batu yang tersusun secara alami.

"Sangat takjub ketika melihat pemandangan dari atas balon udara, takjub dengan ciptaan Allah Yang Maha Sempurna. Bangga karena tidak semua orang bisa merasakan naik balon udara, walaupun sudah bayar atau booking," ujar Siti Murani (44) salah seorang rombongan tour halal Cheria Travel.

Menurut dia, untuk menaiki balon udara harus mendapat izin dari pemerintah setempat. Jika arah angin tidak memungkinkan, maka tidak diperkenankan untuk naik balon udara. "Bangganya lagi, setelah naik balon udara dapat sertifikat loh," tambahnya.

Tak puas dengan pemandangan dari udara, para wisatawan juga bisa menikmati lembah batu dengan jarak dekat menggunakan mobil jeep yang akan melintasi sejumlah lembah di Cappadocia.

Selain berwisata di lembah batu dan kota bawah tanah, wisatawan juga diantarkan ke puncak gunung es di Kota Kayseri. Dengan menaiki cable car, pengunjung akan menikmati hamparan salju serta merasakan salju abadi dan bermain ski dari atas puncak Gunung Erciyes.

Bosan bermain es, para wisatawan bisa beralih ke suasana yang lebih hangat yakni mengunjungi tempat pemandian air panas di Pamukalle Hierapolis. Dalam bahasa Turki, Pamukalle dapat diartikan sebagai Istana Kapas (Cotton Castle).

Air panas yang turun dari atas pegunungan mengalir ke bawah hingga membentuk lapisan kalsium karbonat berwarna putih. Sehingga jika tampak dari atas membentuk hamparan kapas.

Di lokasi tersebut pula terdapat sebuah kolam pemandian air panas. Konon kabarnya, kolam pemandian itu tempat berobatnya Cleopatra yang datang dari Mesir untuk menyembuhkan penyakitnya.

Kemudian, rombongan tour halal Cheria pun mengunjungi Kota Istanbul menggunakan bus dengan fasilitas premium dan menikmati pemandangan yang indah dan mengesankan sepanjang perjalanan.

Perjalanan menggunakan bus memakan waktu cukup lama. Sehingga rombongan tour diperkenankan untuk berhenti sejenak melakukan ibadah shalat lima waktu di beberapa masjid.

Seperti halnya Masjid Besar dengan 20 kubah di Kota Bursa atau Ulucami Bursa yang dibangun oleh Sultan Beyazid I antara 1396-1399 Masehi.

Dalam sejarahnya, Sultan Beyazid I berjanji akan membangun sebanyak 20 masjid jika memenangkan peperangan melawan pasukan Raja Sigismund (Hungaria). Namun setelah menang perang, Sultan justru membangun satu buah masjid berukuran megah dengan 20 kubah atas saran dari para penasehat.

Dengan sejumlah kota yang sudah disinggahi, bus travel halal pun akhirnya sampai di kota penuh sejarah, yakni Istanbul. Kota ini memiliki beberapa bangunan bersejarah seperti Masjid Biru atau Masjid Sultan Ahmet yang menampilkan keindahannya, Hagya Sophia yang awalnya sebuah gereja katedral terbesar kemudian diubah menjadi masjid dan kini menjadi museum.

Kemudian Museum Topkapi yang memiliki peninggalan sejarah Nabi Muhammad SAW serta peninggalan suci umat Islam lainnya. Istanbul merupakan pusat kota di Turki yang berada di Benua Eropa. Di kota ini wisatawan mendapat pengetahuan sejarah masuknya Islam oleh Muhammad Al Fatih atau El Fatih merebut Kota Konstantinopel yang kini bernama Istanbul.

Puas menikmati sejarah, wisatawan pun bisa berlayar mengarungi laut Marmara melintasi Selat Bosphorus yang membelah antara Benua Asia dengan Benua Eropa.

Bagaimana dengan oleh-oleh? Tenang, para wisatawan akan dimanjakan dengan oleh-oleh khas Turki yakni souvenir Turkish Evil Eye yang biasa dijadikan sebuah jimat atau penolak bala oleh masyarakat Turki.

Sedangkan untuk makanan, wisatawan akan dimanjakan dengan Turkish Delight. Sebuah manisan khas Turki dengan berbagai rasa yang tentunya tidak bisa dilewatkan.

Di mana bisa mendapatkan oleh-oleh? Turki memiliki pasar terbesar dan tertua di dunia bernama Grand Bazaar yang berada di Kota Istanbul.

Pasar yang sudah berdiri selama 250 tahun itu memiliki 22 pintu memiliki lebih dari 3.000 toko. Bahkan Grand Bazar ini menjadi tempat wisata paling banyak dikunjungi wisatawan dari belahan dunia yang datang ke Turki.

Sehingga wisatawan tidak perlu bingung mencari oleh-oleh khas Turki. Karena di Grand Bazar menyajikan berbagai macam kerajinan tangan, cenderamata serta makanan khas Turki. [ton]

Sumber: inilahcom
PARTNER KAMI
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip