0
Thumbs Up
Thumbs Down

Perebutan Hak Asuh Anak dan Dampak Psikologinya

ESENSI
ESENSI - Mon, 12 Jan 2015 16:04
Viewed: 1496
Perebutan Hak Asuh Anak dan Dampak Psikologinya

Belakangan begitu ramai kasus selebriti yang tengah memperebutkan hak asuh anak, dikarenakan perceraian. Perceraian itu sendiri sudah memberikan dampak negatif bagi anak, ditambah dengan perselisihan orang tua dalam mendapatkan hak asuh mereka. Harus disadari bahwa perceraian adalah perpisahan antara suami dengan istri, bukan anak. Perselisihan berkepanjangan tentang hak asuh anak akan semakin membuat anak tertekan.

Sebaiknya jangan biarkan anak merasa kehilangan salah satu dari orang tuanya. Saat telah diputuskan hak asuh jatuh kepada salah satunya, biarkan anak dengan leluasa tetap bertemu dengan orang tuanya. Penentuan hak asuh anak baiknya diserahkan kepada pihak yang berwenang. Perselisihan ini pula sebaiknya tidak sampai diketahui anak. Anak adalah korban perceraian, jangan tambahkan ia dengan hal-hal yang semakin membuatnya tertekan. Dampak buruk bagi anak dalam hal ini tentu saja terlihat dari segi psikologisnya. Jika ia kehilangan salah satu figur orang tua, maka anak akan cenderung menjadi minder dan nakal . Perselisihan orang tua tentang hak asuh juga membuat anak menjadi tak terkendali. Anak suka memberikan pilihan yang tak terduga.

Umumnya jika anak masih balita, hak asuh akan jatuh ke tangan ibu. Namun, pastikan bahwa anak tersebut dapat bertemu dengan ayahnya kapan pun yang ia inginkan. Yakinkan mantan suami bahwa ia akan memiliki kesempatan untuk terlibat dalam perawatan anak. Baiknya Anda berdua membuat kesepakatan bersama.

Sumber gambar: sheknows.com

Source: ESENSI
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
ESENSI
ghiboo
Hello Pet
Hotabis
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
Nyata
okezone
Perempuan
PoliMoli
salamkorea
Sehatly
slidegossip
Bayar listrik, air, telepon. Beli pulsa semua operator. Langsung dari Androidmu. Klik di sini
Bayarnet