0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kebiasaan Menatap Layar Gadget di Malam Hari Tingkatkan Risiko Diabetes

okezone
okezone - Tue, 24 Nov 2020 14:29
Viewed: 77
Kebiasaan Menatap Layar Gadget di Malam Hari Tingkatkan Risiko Diabetes

Saat di malam hari, mungkin Anda masih memeriksa pekerjaan atau membalas pesan dari teman. Padahal, malam hari merupakan waktu bagi Anda untuk beristirahat.

Kebiasaan menatap layar atau menonton melalui gadget yang memancarkan cahaya biru di malam hari dapat meningkatkan resistensi insulin dan menyebabkan risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 atau memperburuk kondisinya.

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa paparan cahaya biru yang berasal dari gadget di malam hari dapat meningkatkan rasa lapar dan mengubah metabolisme seseorang.

Penelitian menemukan bahwa paparan cahaya biru dibandingkan dengan paparan cahaya redup dikaitkan dengan peningkatan rasa lapar yang dimulai 15 menit setelah onset cahaya dan bertahan hingga dua jam setelah makan. Tercatat juga bahwa paparan cahaya biru juga menurunkan rasa kantuk dan meningkatkan resistensi insulin.

Dilansir Express, Selasa (24/11) para peneliti menyimpulkan bahwa mereka yang terpapar cahaya biru tingkat tinggi dari laptop, ponsel dan lainnya memiliki glukosa darah yang lebih tinggi dan respons insulin yang lebih sedikit.

Dalam penelitian lain yang diterbitkan di Library of Medicine, paparan cahaya biru dan bagaimana hal itu mengubah fungsi metabolisme pada orang dewasa dengan berat badan normal dianalisis lebih lanjut. Penelitian tersebut mencatat, semakin banyak bukti yang menunjukkan hubungan antara pola paparan terang-gelap, perilaku makan, dan metabolisme.

"19 orang dewasa yang sehat menyelesaikan protokol rawat inap empat hari ini dalam kondisi cahaya redup. Peserta diacak ke paparan cahaya biru selama tiga jam pada hari ketiga mulai 0,5 jam setelah bangun atau 10,5 jam setelah bangun. Semua peserta tetap dalam cahaya redup pada hari kedua untuk menjadi baseline mereka," tulis penelitian tersebut.

Skala lapar dan kantuk dikumpulkan setiap jam. Darah diambil sampelnya pada interval 30 menit selama empat jam terkait dengan periode paparan cahaya untuk glukosa, insulin, kortisol, leptin, dan ghrelin. Kelompok malam, tetapi tidak pada kelompok pagi, memiliki nilai puncak glukosa yang lebih tinggi secara signifikan selama paparan cahaya yang diperkaya biru dibandingkan dengan cahaya redup.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa paparan cahaya biru secara akut mengubah metabolisme glukosa dan rasa kantuk. Hasil ini memberikan dukungan lebih lanjut untuk peran paparan cahaya lingkungan dalam regulasi metabolisme.

Baca juga: Cara Buat Popcorn ala Bioskop di Rumah, Ini Caranya

Source: okezone
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip