0
Thumbs Up
Thumbs Down

JKN Butuh Bertransformasi Demi Kurangi Kesenjangan Pelayanan RS

okezone
okezone - Sun, 08 Dec 2019 17:35
Viewed: 68
JKN Butuh Bertransformasi Demi Kurangi Kesenjangan Pelayanan RS

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) manfaatnya tengah dirasakan oleh masyarakat luas hingga saat ini. Jumlah kepesertaannya pun di awal tahun 2019 sudah mencapai 81% populasi penduduk.

Bahkan awal tahun 2020, tarif iuran BPJS Kesehatan naik dua kali lipat. Pastinya butuh perbaikan pelayanan dan penguatan program agar masyarakat tambah puas. Akan tetapi, terlepas dari pencapaiannya yang luar biasa, implementasi JKN masih mengalami kesenjangan. Misalnya saja pada sisi regulasi, yang dinilai masih terdapat kesenjangan.

Dapat dilihat dari acuan untuk sistem tarif Indonesia Case Base Groups (INA-CBGs) yang terakhir diperbaharui 2016, yaitu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 64 tahun 2016. INA-CBG's merupakan sistem yang menentukan tarif standar, yang digunakan rumah sakit sebagai referensi biaya klaim JKN.

Sementara itu, panduan praktik klinis untuk kelompok penyakit belum semua diperbaharui. Sebagai contoh, klaim untuk penyakit jantung dan pembuluh darah hingga saat ini belum lagi diperbaharui.

Kesenjangan ini secara langsung maupun tidak langsung menjadi salah satu penyebab timbulnya dispute klaim dalam implementasi JKN. Masih banyak ditemukan kesulitan klaim bagi pihak rumah sakit, yang masih terjadi permasalahan translasi diagnosis antara DPJP, koders, dan BPJS Kesehatan.

Menindaklanjuti hal tersebut, telah diadakan beberapa pertemuan antara PPJK Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan dan Perhimpunan Profesi Kedokteran untuk membahas penyelesaian kasus-kasus yang menjadi dispute.

Source: okezone
OUR PARTNERS
bintang
CENTROONE
inilahcom
Japanese STATION
Kpop Chart
LIPUTAN6
okezone
salamkorea
Sehatly
slidegossip